Anda berada di: Beranda > Sukses=Percaya Diri > Cinta Itu Percaya

 

Cinta Itu Percaya

Protected by Copyscape Plagiarism Checker  

 

Ekspresi Cinta Itu PercayaAda sesuatu yang mengesankan saat mojang Bandung ini mendemonstrasikan food processor yang dijualnya. Kepercayaannya terhadap produk yang dipresentasikannya membuatnya tampil percaya diri. Bagaimana sang mojang ini memupuk rasa percaya dirinya?

Bukan dengan modal tampang molek bermake up tebal yang menutupi wajah aslinya, bukan pula dengan modal rok mini dan senyum menggoda. Satu hal yang dia punya, magnet yang menarik pengunjung Paris van Java  pada hari itu, dia percaya akan manfaat makanan berserat yang dihasilkan oleh food processor yang ia pasarkan. Bukan hanya itu saja, dia mengundang dengan hormat para pengunjung untuk mencoba hasil olahan dari alat tersebut.

Cinta dan percaya sangat bertautan tak terpisahkan. Bagaikan kepingan puzzle, kepercayaan adalah kepingan-kepingan yang membentuk sebuah hati yang penuh cinta ;) .

Mulanya, pasti si mojang ini harus belajar mengenal food processor ini. Mengenal adalah suatu proses agar cinta dapat mulai bersemi. Selanjutnya, cinta akan membuatnya rela untuk belajar lebih dalam. Semakin si mojang ini belajar, semakin ia mengerti. Semakin ia mengerti, semakin ia percaya. Semakin ia percaya akan manfaat food processor tersebut, semakin ia dapat meyakinkan calon pembeli sehingga calon pembeli mulai membuka hatinya. Semakin terbuka pintu hati calon pembeli, semakin besar peluang terjadinya penjualan.

Penjualan yang terjadi akan menciptakan keuntungan bagi si mojang berupa bonus. Kemampuan si mojang dalam menciptakan penjualan akan semakin membangun kepercayaan dirinya dan kepercayaan terhadap produk yang ia pasarkan, dengan efek yang serupa efek bola salju yang makin menggelinding makin dahsyat momentumnya.

Seberapa besarkah Anda percaya bahwa Anda akan berhasil di suatu pekerjaan/bisnis/pendidikan yang sedang Anda tempuh? Bangunlah kerajaan pikiran Anda, isilah dengan harta karun cinta dan percaya agar waktu tak habis sia-sia dengan mencapai sesuatu yang “hanya sedang-sedang saja”.

Hal yang tak kalah pentingnya, letakkan diri Anda di lingkungan orang-orang yang penuh optimisme sejati, yaitu mereka yang optimis dan mau bekerja untuk mencapai tujuan. Jangan mencari orang-orang yang senasib dalam kegagalan (nyatanya, setiap orang pasti pernah gagal :) ) serta tak mau bangkit dari kegagalannya, karena hal ini hanya akan membuat Anda berjalan di tempat.
Share

 

Klik di sini, yuk untuk berteman di Facebook | 

 

Silakan klik untuk melihat topik yang berkaitan, ya:


   

Satu Komentar “Cinta Itu Percaya”

 
  1. tahta alfiena says:

    LIKE ^_^

 

Silakan bagikan pengalaman teman-teman: