Cara Membiasakan Anak Minum Air Putih
Bagaimana cara untuk membiasakan anak cukup minum air putih? Pernah merasakan perjuangan sehari-hari dalam mendorong anak-anak untuk cukup minum air putih? Jadikan air putih pilihan utama untuk memenuhi kebutuhan cairan bagi tubuh anak-anak. Kecukupan cairan akan menunjang daya tahan tubuh yang lebih baik. O ya, nampaknya Keluarga Nobel pernah menuangkan ini di tulisan terdahulu mengenai “Tips Sehat Saat Libur Sekolah“.
Ayo, bimbing anak-anak untuk minum air putih dan menyadari bahwa minuman manis yang berperisa akan membuat tubuhnya tidak sehat. Beginilah yang dapat teman-teman lakukan untuk menggiring anak-anak, agar sejak dini dapat terbiasa dengan pola hidup sehat, kali ini melalui minum air putih:
-
Tawarkan air putih sebelum anak minta minum
Jika anak minta minum, sebenarnya alarm yang menyatakan tubuh kurang cairan sudah berbunyi. Sebelum “alarm ini” berbunyi, tawarkan minum kepada anak. Pakailah istilah yang membuatnya dapat bermain.
Ayah-Bunda: Ayo, isi bensin dulu sebelum kehabisan (sambil membawa botol minum berisi air putih). Jangan sampai mogok di tengah jalan, ya.
Si Kecil: (mendekat sambil mulutnya masih menirukan bunyi deru mobil)
-
Tawarkan lebih sering
Jika anak belum terbiasa minum banyak, upayakan lebih sering untuk menawari anak untuk minum. Misalnya, sebelum dan sesudah anak makan snack-nya. Atau, Ayah-Bunda dapat menetapkannya sebagai syarat sebelum Ayah-Bunda membantunya melakukan sesuatu.
Si Kecil: Bunda, roda ini tidak bisa dipasang. Bagaimana ini?
Bunda: Bunda akan tolong. Tapi minum dulu yang banyak, ya. Bensinnya ditambah dulu, dong.
-
Saat di luar rumah, bekali air putih
Bekali anak dengan air putih saat anak hendak keluar rumah atau bepergian, agar ketika anak haus, ia dapat meredakan rasa hausnya dengan minum air putih. Jangan membawakannya minuman berperisa. Jangan pula dalam bentuk jus buah, karena jus buah lebih baik segera diminum begitu siap disajikan.
-
Sejak dini, kenalkan pada air putih
Perkenalan pertama seharusnya adalah air putih, bukan minuman berperisa. Jika anak sudah terbiasa minum minuman berperisa untuk meredakan rasa hausnya, ia cenderung menolak jika diberi minum air putih.





