Ayam Goreng Bacem

Masakan praktis ayam¬†dimasak dengan bumbu bacem, meresap luar dalam, ya. Inilah kelebihan masakan tradisional Indonesia, bumbunya nggak cuma di luar,¬†tapi meresap sampai ke dalam. Yuk simak resep masakan praktis tradisional ayam goreng, dengan bumbu ungkep khas Jawa. Baca sampai akhir, ya ūüôā , di bagian “Catatan” untuk mendapatkan tips lengkap untuk memasak ayam bacem¬†praktis ini.

Bahan: 

  • Ayam¬†>>¬†Bersihkan dan potong menurut bagiannya

Bumbu:

  • Bawang merah¬†>>¬†Haluskan
  • Bawang putih¬†>>¬†Haluskan
  • Ketumbar¬†>>¬†Haluskan
  • Kemiri¬†>>¬†Haluskan
  • Lengkuas¬†>>¬†Geprek atau haluskan lebih baik¬†
  • Daun salam
  • Garam
  • Air kelapa

Cara membuatnya:

  • Masukkan seluruh bumbu dan air kelapa ke dalam wajan.
  • Masukkan ayam yang sudah dipotong-potong.
  • Ungkep dengan api kecil, setelah mendidih tutuplah wajannya dan tetap dimasak dengan api kecil.
  • Masak sampai air menyusut dan tentunya saat itu ayam sudah matang.
  • Goreng ayam bacem dengan minyak banyak yang panas. Jangan menggoreng terlalu lama, cukup sampai warna luar ayam coklat keemasan.

Berikutnya:

Catatan:

  • Untuk memudahkan menghaluskan bumbu, geruslah bumbu dengan cobek batu dengan urutan sebagai berikut: ketumbar haluskan sampai lembut (gunakan ketumbar yang sudah disangrai untuk memudahkan menghaluskannya), kemiri haluskan sampai lembut, lengkuas (gunakan lengkuas beku untuk memudahkan menghaluskannya), bawang merah dan bawang putih dihaluskan asal hancur (tak perlu seperti bubur).
  • Air kelapa berfungsi untuk memberikan rasa manis dan gurih pada daging ayam, sehingga tidak lagi diperlukan penambahan gula pada bumbu bacem (jika memang diperlukan, tambahkan sedikit saja).
  • Nah, jika memang tidak ada air kelapa, boleh menggunakan air biasa dan tambahkan gula aren (bukan gula merah dari kelapa, ya) pada bumbu baceman.

keluarganobel

Saya bekerja penuh waktu sebagai ibu di rumah. Menulis di blog adalah hobi saya. Memiliki waktu untuk menulis bagi saya adalah hal istimewa. Menulis dan berbagi, menulis dengan hati..itulah bagian kecil dari waktu-waktu saya di rumah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *