Tips Sehat Saat Berlibur

[intlink id=”223″ type=”category”]Liburan[/intlink] sakit? Hah…tentunya sangat tidak menyenangkan. [intlink id=”223″ type=”category”]Liburan sekolah[/intlink] adalah saatnya bermain dengan gembira bersama-sama keluarga, bersama Ayah-Bunda.

 

Bagaimana cara untuk menjaga kondisi kesehatan anak-anak selama [intlink id=”5403″ type=”post”]musim libur panjang[/intlink]? Ya…ya…memang tidak mudah jikalau cuaca dan lingkungan memang tidak mendukung. Tetapi, setidaknya yuk usahakan membangun kondisi tubuh yang prima agar tidak rentan tertular penyakit. Inilah yang dapat Ayah-Bunda lakukan untuk menjaga kondisi tubuh anak-anak agar tetap sehat selama liburan:

  1. Cukup istirahat

    Dalam hawa dan suasana liburan, kita cenderung tergoda untuk menghabiskan waktu dengan aktivitas padat yang menyenangkan. Nggak mau rugi dong habiskan momen liburan dengan banyak berdiam diri. Tetapi, istirahat yang cukup tetap perlu, khususnya bagi anak-anak, agar kekebalan tubuhnya bagus. Usahakan agar anak-anak mendapat tidur tambahan di sela-sela waktu menunggu kegiatan, atau dalam perjalanan menuju ke lokasi liburan, mengingat mereka akan tidur malam lebih lambat di saat berlibur.

  2. Mencuci tangan, jaga kebersihan

    Galakkan mencuci tangan setelah menggunakan toilet umum, sebelum menyentuh makanan, dan sebelum beristirahat. Mengapa diperlukan “Bunda galak” dalam hal ini ;)? Karena [intlink id=”223″ type=”category”]saat liburan,[/intlink] anak-anak akan lebih terekspos pada benda-benda yang banyak disentuh oleh orang banyak lainnya atau anak-anak lain yang belum tentu dalam kondisi kesehatan prima dan belum tentu terbiasa untuk menjaga kebersihan. Sediakan juga hand sanitizer yang terbukti secara medis mematikan bakteri. Setidaknya, pilihlah hand sanitizer yang digunakan di rumah sakit. Patut diingat, ya…hand sanitizer tidak berfungsi untuk menggantikan cuci tangan dengan sabun (kecuali bila terpaksa sekali), tetapi berfungsi untuk melengkapi. Gunakan hand sanitizer setelah mencuci tangan dengan sabun.

  3. Minum cukup air putih

    Anak-anak belum memiliki kesadaran untuk meminum cukup air putih. Oleh karena itu, Ayah-Bundalah yang harus dengan sabar mengingatkannya untuk minum air putih. Minimum kebutuhan air putih untuk anak usia balita kira-kira 750 ml sampai 1000 ml per hari. Siapkan satu botol untuk setiap anak guna meminimalisir penyebaran kuman dan memastikan kecukupan konsumsi air putih tiap orang. Nah, untuk membiasakan anak minum air putih memang membutuhkan strategi. Untuk tips membiasakan anak cukup minum air putih, dapat dibaca di “Tips Membiasakan Anak Minum Air Putih“.

  4. Makan banyak buah dan sayur

    Kandungan vitamin C dan bioflavonoid yang terdapat pada buah dan sayuran tertentu mampu menjaga kekebalan tubuh anak-anak. Berikan motivasi agar anak-anak mau mengkonsumsi buah dan sayur yang disediakan Ayah-Bundanya. Agar menarik, buah-buahan dapat disajikan dalam bentuk sop buah, atau campurkan ke dalam vla puding. Untuk sayuran, dapat disajikan sebagai campuran salad buah dan jeli. Sajikan dingin agar lebih nikmat.

  5. Konsumsi multivitamin

    Sumber nutrisi memang lebih baik berasal dari makanan yang kita makan. Tetapi saatnya [intlink id=”223″ type=”category”]pergi berlibur[/intlink], pola makan dan pola istirahat yang berbeda dari hari-hari normal, tentunya membutuhkan perlakuan berbeda untuk memenuhi nutrisi yang dibutuhkan anak-anak. Oleh karena itu, siapkan multivitamin untuk dikonsumsi anak-anak beberapa hari sebelum pergi berlibur, selama liburan, dan beberapa hari sepulang dari berlibur

Save on your hotel - HotelsCombined.com

keluarganobel

Saya bekerja penuh waktu sebagai ibu di rumah. Menulis di blog adalah hobi saya. Memiliki waktu untuk menulis bagi saya adalah hal istimewa. Menulis dan berbagi, menulis dengan hati..itulah bagian kecil dari waktu-waktu saya di rumah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *